Tampilkan postingan dengan label Nasyah's Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasyah's Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Agustus 2018

Rindu

Mungkin aku jatuh terlalu dalam padamu.

Pada setiap tingkahmu yang butuh tafsir.

Pada setiap tuturmu yang sembunyi dibalik diksi sarkas nan frontal.

Lalu sadar, bahwa jatuh selalu sakit.

Luka, berdarah, patah?

Yang kutahu; ia berbekas, menyisakan tumpukan rindu yang makin gebu.

Adakah kau sama?~



~alien~

Senin, 19 Maret 2018

Kita

Kau biru langit yang cerah di kalbu
Enggan kulepas dengan pandang
Segenap rasa ku puja-puja dirimu
Dirimu juga badai yang kusanjung segenap rindu

Sekedipan mendung menghadirkan derai
Guntur menumbangkan pohon menerpa
Bunga-bunga mekar hatiku dan hatimu
Patah, berserakan di telapak kaki surga

Kau dan kau adalah janji
Waktu lekang, angan menghitung kekosongan
Hanya setetes nila yang tersisa,
Bungkam sebaik kata menghapus luka

Kita adalah rahasia terdalam
Kau adalah waktu yang gundah
Aku adalah penantian yang kecewa
Kembali abdi menjadi putih.



Pinrang, 12 Maret 2018
Hidayat Muh. Natsir

Selasa, 27 Oktober 2015

untitled. (Yaa'!_)

Maafkan aku yang kini mulai terjatuh.
Bukan, bukan pada rupa! Pun pada sikapmu..
Hanya saja aku jatuh terlalu dalam pada goresan diksi mu..

Diksi mu mengantrkan sejuta rasa yang entah mengapa tak dapat ku definisikan..
Lucu? Entah! Aneh? Memang iya!
Bahkan kata cinta yang menurut mereka adalah ungkapan rasa tertinggi pun tak sanggup memberiku gambaran rasa yang muncul karena diksimu..

Kau boleh terbahak! Karena akupun sebenarnya iya!
Tapi tolong, setelah itu izinkan aku kembali hanyut dan tenggelam dalam diksi mu yang candu..

Jumat, 11 November 2011

Puisi: Untukmu Sahabat

tatkala mentari beranjak pulang ke peraduannya
termenungku menatap indah mega
kembali ku teringat akan manisnya kebersamaan
yang dulu selalu menghiasi hari kita

dulu kita bersama,
berbagi cerita, suka duka kehidupan
tertawa terbahak, menangis tersedu
semua itu kita lakukan bersama

kini kita terpisah
bukan, bukan jarak yang merintangi
tapi egolah yang menjadi musabab utama
yang selama ini membelenggu langkah kita

sudahlah, cukup sudah!
kini memang hanya penyesalan yang dapat kita tuai
Bubur pun takkan kembali jadi nasi lagi bukan?
maafkanku..


Kamis, 10 November 2011

Puisi - Maafkanku

Kau isi hatiku dengan rasa, 
Kau isi anganku dengan cinta, 
Kau isi hasratku dengan rindu, 
Kau isi mimpiku dengan bayangmu, 

Aku menyayangi indahmu, 
Aku menyayangi sikapmu, 
Aku menyayangi sifatmu, 
Dan sangatku mendambakan belaimu.. 

Namun kini hati tlah terluka, 
Anganku tlah terkubur, 
Hasratku tlah terbendung, 
Mimpiku tlah terbangun 

Saat ku sadari kau tercipta bukan untukku, 
Hatimu bukan milikku, 
Hasratmu tak serupa hasratku.. 
Maafkan kelancanganku mencintaimu 
Aku pun hanya seorang manusia 
Yang tak luput dari rasa cinta 
Karna cinta anugrah yang Esa.

Rabu, 10 November 2010

Maafkanku Mencintaimu

Mencintaimu adalah anugrah terindah di hidupku
Mengagumimu adalah suplemen termanjur untuk mengobati laraku
Menyayangimu bagai pelita penyejukku
Mendambakanmu adalah kebiasaanku

Ku biarkan hatiku terus menjeritkan namamu
Kurelakan jiwaku terbang bersama anganku
Melayang jauh ke langit ke tujuh
Untuk mengatakan apa yang telah aku rasa

Benakku terbayang satu wajah
Otakku teringat satu nama
Seorang pemuda yang tlah sirna
Yang menemani mimpi-mimpi manisku

Mencintaimu adalah kebanggaanku
Menyayangimu adalah tiara terindah untukku
Maafkanku khilafku mencintaimu
Biar semua asa terpendam
Nun jauh di palung terdalam lautan hatiku.

Kamis, 07 Oktober 2010

hasrat (tak terwujud)

Indah,,
Kala kuingat semua tentang kita,
Detik-detik yang kita lalui bersama,
Menjalani hari-hari dengan riang, suka cita
Melalui perbedaan tanpa rasa canggung

Bahagia,,
Mungkin itu rasa yang tertanam di benak
Kala kita ikrarkan janji suci persahabatan
Tulus kekal hasrat jiwa
Inginkan semua jadi nyata
Bukan semu asa diam tak berkata

Namun apalah daya jiwa
Takdir telah lain berkata
Kau jauhi daku tanpa rasa iba
Menghempaskanku dari asa-asa indah yang telah terukir di jiwa

Pernah inginku kembali
Merajut hari berteman sepi
Kembali penuh dengan asa dan hasrat yang tak terperih
Menyusuri indahnya danau persahabatan
Yang menjadi saksi kita berdua,,

Namun,,
Seperti tak ada kata maaf untukku
Atas kesalahan terbesar yang telah terjadi tanpa dapat kuhalau
Kesalahan yang masih membuatku bimbang
Benarkah ini adalah suatu kenyataan?

Kuingin khilaf itu dapat termaaf
Kesalahan terindah yang pernah ku perbuat
Ya,, kesalahanku karena telah mencintaimu
Sahabat yang tidak akan pernah berubah jadi cinta
Hanya ada dalam anganku saja,,..

Sabtu, 31 Juli 2010

Puisi.. 'Perihku'

indah kuingat dirimu,
kala kita bersama,
bersua menjalani hari riang,
atas nama persahabatan

kalaa ini, hasratku teguk kembali,
sekeping kenangan yang telah pupus,
karam diterkam ombak ujian,
remuk ditelan lapuk usia

Pernah kita bersua,
Menyusuri detik-detik terindah,
Riang terikat dalam gemerlap satu kata,
Persahabatan

Kini hasrat tlah jadi kenangan,
Indah namun tak berbekas,
Hanya akan asa dalam benak kita berdua,
Berusaha melupakan kenangan indah itu,
Selamanya, tanpamu..