Kamis, 12 Januari 2017

Tentang Bus Kota dan Penantian

Terkadang kau terlalu sibuk menunggu datangnya bus kota yang akan mengantarkanmu ke tempat yang akan kau tuju.

Lalu mengapa harus bus kota? Bukankah untuk menuju kesana kau dapat menumpangi alat transportasi yang lain? entah itu angkutan umum, motor, sepeda, bahkan dengan berjalan kaki pun bisa! Meski rasa nyaman yang tercipta tak akan sama rasanya saat menumpangi sang bus kota.

Mengapa harus bus kota? Bukankah bus kota mempunyai jadwal teratur yang tak dapat kau ubah sesuai keadaanmu? Mengapa tak mencoba terobosan baru dengan melihat sejauh mana kondisimu?

mengapa harus bus kota? Bukankah untuk dapat menumpangi bus kota, kau harus merogoh isi dompet lebih dalam? Mengapa tak mencoba membisakan diri, pun hatimu untuk berhemat?

Mengapa harus bus kota? Tanpa kau sadari banyak kendaraan lain yang mampu mengantar ke tuju, melaju pasti dihadapmu.

Sedang dia yang selama ini kau tunggu? Mungkin saja telah berbalik arah, memutar haluan, dan mengangkut penumpang lain ke arah trayek berbeda.


Demikian pun dengan hati yang telah kau rawat selama ini~

Mengapa masih menanti dia yang hanya memberimu janji semu?
Mengapa masih meyakini bahwa ia akan datang padamu, dan menuju masa depan bersama yang penuh gemerlap kebahagiaan bersama?
Yakinkah kau dia adalah orang yang tepat?
Yakinkah kau dia benar akan tiba dengan senyuman?
sedang disekitarmu, banyak dia yang menawarkan tumpangan kebahagiaan dengan senyum manis..

Renungkan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar